JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir menepis pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli terkait keberadaaan mafia pulsa listrik.
Menurut Sofyan, maksud Rizal Ramli bukan lah mafia pulsa listrik, namun lebih kepada sistem administrasi pembelian pulsa listrik. Dirinya pun memberikan penjelasan,

“Di mana dalam pembelian pulsa listrik Rp120 ribu, masyarakat tidak beli sekaligus. Ada yang beli bertahap hingga empat kali, tiap kali beli sekira Rp30 ribu. Artinya ada tambahan biaya. Selanjutnya, orang ini beli lagi Rp30 ribu lagi, ada biaya lagi. Dan biaya tersebut yang bertambah,” kata Sofyan di Jakarta, Selasa (8/9/2015).