Dia mengibaratkan, pulsa listrik ini sama seperti pulsa untuk handphone. “Sama hal seperti kita beli pulsa (handphone), ada biaya administrasinya,” tambah dia.
Sebelumnya, Rizal Ramli menyebutkan, ada mafia dalam transaksi listrik pulsa prabayar. Rizal menuturkan, adanya pemakaian listrik pra bayar dikarenakan adanya pemain-pemain monopoli pada masa lalu di PT PLN (Persero).
"Di zaman dulu sampai sekarang rakyat itu diwajibkan pakai pulsa. Karena ada yang main monopoli di PLN masa lalu. Itu kejam sekali," kata Rizal.
Rizal menuturkan, sampai saat ini masih banyak laporan dari para masyarakat, terutama masyarakat miskin yang membeli saldo listrik prabayar.
"Karena ada yang masih belajar jam delapan malam tiba-tiba listiknya mati, ini mungkin tersedot provider pulsa, atau provider pulsa itu setengah mafia," tambahnya.
(Widi Agustian)