Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Tiket LRT Ditaksir Sekira Rp15 Ribu

Hendra Kusuma , Jurnalis-Selasa, 08 September 2015 |16:31 WIB
Harga Tiket LRT Ditaksir Sekira Rp15 Ribu
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan tarif tiket seatu kali naik moda transportasi Light Rail Transit (LRT) sekitar Rp15 ribu. Namun, angka tersebut masih belum dipastikan karena masih menilai berdasarkan perkembangan pembangunannya.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhun Hermanto Dwiatmoko mengatakan, grounbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan LRT tahap pertama akan dilaksanakan pada 9 September 2015 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan target penyelesaian pada 2018 atau sebelum ASEAN Games.

"Tiket perkiraan 15 ribu, kan masih lama dua tahun lagi, nanti tergantung ke depannya seperti bagaimana," kata Hermanto di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Dalam mempercepat pembangunan LRT Jabodetabek, pemerintah menerbitkan dua Perpres sekaligus, yaitu Perpres Nomor 98 Tahun 2015 dan Perpres Nomor 99 Tahun 2015. Kedua perpres tersebut sebagai upaya percepatan pembangunan LRT.

"Diharapkan selesai sebelum ASEAN Games 2018. Maka perlu percepatan dan besok sudah mulai (groundbreaking)," tambahnya.

Hermanto menjelaskan, pendanaan pembangunan LRT akan menggunakan dana dari PT Adhi Karya (Persero) yang nanti akan diganti oleh pemerintah melalui DIPA Kementerian Perhubungan.

Menurut Hermanto, dengan membayar kembali dana investasi PT Adhi Karya dalam pembangunan LRT Jabodetabek juga memberikan efisiensi tarif tiket LRT sekali

"Hitungan Adhi Karya itu 37.500 sekali jalan, memberatkan masyarakat, kalau orang ke kantor kan berat, oleh karena itu evaluasi untuk mengurangi tarif peran pemerintah yaitu pembangunan sarana sehingga keluarlah konsep ini sehingga di bayar pemerintah," tandasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement