Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lebih dari 90% Program Desa Mandiri Energi Gagal

Dedy Afrianto , Jurnalis-Minggu, 29 November 2015 |18:01 WIB
Lebih dari 90% Program Desa Mandiri Energi Gagal
Ilustrasi minyak mentah. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Program Desa Mandiri Energi yang dicanangkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ternyata tidak berjalan baik di lapangan. Hal ini disebabkan belum adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam perumusan dan pelaksanaan program.

Anggota Dewan Energi Nasional, Rinaldy Dalimy, mengatakan lebih dari 90 persen program Desa Mandiri Energi gagal. Pasalnya, ketika program tersebut akan dilaksanakan di daerah, pemerintah daerah belum siap untuk melaksanakan. Bahkan, beberapa program tidak sesuai dengan kondisi geografis daerah setempat.

"Nah sekarang ada program Desa Mandiri Energi, itu dibangun oleh Direktorat Jenderal itu. Lalu setelah selesai baru diserahkan kepada daerah. Ini permasalahannya," ujar Rinaldy pada pewarta di Gedung Dewan Pers Jakarta, Minggu (29/11/2015).

Untuk itu, Rinaldy menghimbau agar pemerintah pusat dapat memberikan program tersebut sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Sehingga pemerintah daerah dapat lebih leluasa mengembangkan program sesuai kebutuhan dan keadaan alam daerah setempat.

"Serahkanlah itu pada daerah, jangan direktorat jenderal ini ikut membangun. Mereka kan sebagai pengawas, bukan sebagai pelaksana. Bagaimana bisa dia jadi wasit dia juga jadi pemain," tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement