Share

Rekor Bisnis ke-14 Kembali Digelar Malam Ini

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2015 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 01 320 1259186 rekor-bisnis-ke-14-kembali-digelar-malam-ini-NaBJW6ueIQ.jpg (Foto: Kurniasih MJ/Okezone)

JAKARTA - Koran Sindo bersama Tera Foundation menggadakan penganugerahan Rekor Bisnis (ReBi) ke 14 di Hotel Mulia, Jakarta. Dengan tema Be Inovative, ReBi ke-14 menegaskan inovasi merupakan hal yang tidak bisa diabaikan sebuah perusahaan.

Agar perusahaan tetap tumbuh meskipun dalam kondisi perlambatan ekonomi. Dengan inovasi, perusahaan diharapkan dapat mempertahankan pertumbuhan bahkan meningkatkan pangsa pasar.

Pendiri TeRa Foundation Handi Irawan mengatakan ReBi merupakan penghargaan yang diberikan khusus untuk ‎perusahaan yang inovatif.

"Jadi tujuannya pertama sudah jelas, memberikan penghargaan kepada pelaku bisnis di Indonesia arti penting sebuah inovasi, inovasi itu suatu upaya yang sangat penting untuk membuat perusahaan bertumbuh," paparnya di Hotel Mulia, Selasa (1/12/2015).

Kemudian, ReBI bisa memberikan banyak informasi sebagai banch mark dan daftar perusahaan yang baik, inovatif. Dengan begitu, perusahaan lain bisa melihat, membaca, dan meniru perusahaan yang sudah berinovasi.

"Melalui ReBi, yang mendapatkan penghargaan bisa menggunakan sebagai alat untuk menciptakan budaya yang lebih inovatif di perusahaan, kebanggaan, dan motivasi yang baik, sudah pasti menciptakan inovasi yang lebih baik di masa mendatang di perusahaan tersebut," imbuhnya.

Untuk diketahui, ReBi ke 14 digelar untuk memberikan apresiasi dan pengakuan tertinggi kepada perusahaan yang mengeluarkan produk atau jasa yang dinilai mampu memberikan inovasi. Sehingga kinerja perusahaan bisa tetap tumbuh di atas rata-rata industri.

Selain itu, ReBi juga bisa memberikan motivasi kepada perusahaan untuk terus melahirkan ide-ide baru yang memberikan keuntungan internal maupun eksternal perusahaan.

ReBi ke 14 melalui seleksi penjurian pada 27 Agustus dan 21 Oktober 2015 dengan juri

1. Pendiri TeRa Foundation Handi Irawan

2. Direktur Utama Koran Sindo Sururi Alfaruq

3. Mantan CEO PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia Eliezer Hernawan

4. Pengamat Keuangan Adler Manurung

5. Founder and Managing Partner of Management Consultant BEDA & Company Alberto D Hanani

6. Direktur ETNOMARK Consulting Amalia E Maulana

7. Rektor Universitas Paramadina Firmansyah

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini