JAKARTA - Indonesia menjadi negara yang terkena dampak jatuhnya harga komoditas, jatuhnya Rupiah hingga 10 persen, dan harga minyak mentah. Dampak tersebut menyebabkan sebagian miliarder harus kehilangan kekayaannya.
Penurunan kekayaan juga terjadi kepada Michael dan R Budi Hartono yang kerap menduduki peringkat pertama di jajaran miliarder Indonesia. Kekayaannya tahun ini justru meningkat.
Berdasarkan daftar 50 orang terkaya Indonesia, yang dipulikasikan Forbes, Jumat (4/12/2015), Hartono bersaudara ini mengalami penurunan menjadi USD15,4 miliar dari tahun sebelumnya USD16,5 miliar.
Artinya, kekayaan duo bersaudara ini mengalami penurunan USD1,1 miliar atau Rp14,7 triliun (kyurs Rp13.350 per USD) pada 2015.
Kekayaan Hartono kian tumbuh pesat berkat persahaan Djarum yang berbasis di Kudus. Pada 2014, Budi Hartono duduk di peringkat 185 orang terkaya dunia, mengantongi kekayaan sebesar USD6,5 miliar. Sementara Budi Hartono (peringkat 194) mengantongi kekayaan USD6,2 miliar.
Dua bersaudara ini adalah pemililk perusahaan rokok Djarum. Juga merupakan pemilik bank swasta terbesar Indonesia, BCA.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.