JAKARTA – Berkembangnya tren hunian vertikal di Jakarta membuat para pengembang semakin kreatif dalam berinovasi. Salah satunya dalam hal desain interior. Jika biasanya mereka hanya menawarkan unit apartemen dengan tipe studio atau dua kamar tidur, kini model dua lantai atau loft mulai diperkenalkan.
Tinggal di unit tipe loft atau model loteng dapat memberi kesan yang lebih luas meskipun di apartemen.
Tipe loft adalah tipe apartemen yang memiliki tambahan ruang ‘setengah lantai’. Dibilang setengah lantai karena ruangan ini sebenarnya terdiri dari satu lantai tetapi dengan jarak antara lantai dengan plafon yang tinggi.
Di antara plafon dan lantai ini kemudian dibuat sebuah lantai lagi, biasanya tanpa sekat. Lantai inilah yang dinamakan loft. Pada apartemen, loft ini biasanya digunakan untuk kamar tidur.
Di Jabodetabek sendiri, hunian tipe ini bisa ditemukan di TreePark City, Paddington Heights, Gandaria Heights, Citylofts Sudirman maupun D’Lofts Apartemen. Tertarik untuk mengenal lebih jauh soal loft? Berikut ini Rumah.com dikutip dari Homedit.com akan berusaha menjelaskan semua hal mengenai loft.
Apakah yang dimaksud dengan loft?
Secara teknis, loft diartikan sebagai lantai paling atas dalam sebuah bangunan yang berada langsung dibawah atap. Sementara untuk apartemen, loft adalah lantai terbuka yang dimanfaatkan untuk tempat tinggal. Awalnya, apartemen loft diterapkan pada industri, komersial atau bangunan.
Manfaat tinggal di unit loft