nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agung Podomoro Garap Apartemen di Kawasan Luar Batang?

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Kamis 14 April 2016 11:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 04 14 470 1362586 agung-podomoro-garap-apartemen-di-kawasan-luar-batang-Rqm2fcxT0R.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berencana menata kawasan di Luar Batang, Jakarta Utara. Namun aksi tersebut menuai penolakan dari berbagai kalangan terutama masyarakat sekitar.

Seperti diketahui, pada Senin, 11 April 2016, pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penggusuran terhadap pemukiman warga dan kios yang berada di Jalan Pasar Ikan, RT 1, 2, 11 dan 12, RW 04, kawasan Luar Batang.

Penggusuran tersebut tentunya menimbulkan beberapa anggapan, dari mulai pencegahan tenggelamnya Jakarta akibat air pasang, hingga rencana mengembalikan kawasan Luar Batang dan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, menjadi seperti pada zaman Belanda.

Namun, di balik isu yang berkembang, muncul selebaran di media sosial tentang master plan PT Agung Podomoro dan PSV-Bina Karya. Dalam selebaran tersebut juga tertulis.

"Kampung luar batang dikepung apartemen mewah, lahan apartemen Pluit Sea View & Pluit Kharisma Sakti yang dulunya adalah rumah penduduk warga Kampung Luar Batang yang dibeli oleh pengembang," isi tulisan dalam pamflet tersebut.

Dalam master plan tersebut, apartemen milik Agung Podomoro ditandai dengan warna kuning. Seperti diketahui, di kawasan tersebut terdapat beberapa proyek milik perseroan seperti Green Bay Pluit dan Pluit City yang hingga kini masih dalam proses pembangunan.

Menanggapi hal tersebut, Vice President Corporate Marketing APLN, Indra W Antono menegaskan hingga saat ini APLN tidak memiliki proyek di lokasi Kampung Luar Batang tersebut.

"Saya kemarin juga baru dikasih tahu (gambar) oleh wartawan, saya malah bilang terima kasih banget, karena memang tidak ada proyek di sana, apalagi di tempat penggusuran kemarin, makanya saya terima kasih sekali sama media jadi bisa tahu," ungkap Indra kepada Okezone, Kamis (14/4/2016).

Sebagai informasi, di kawasan Luar Batang dan Sunda Kelapa, Jakarta Utara ditemukan sebuah pasar cagar budaya, yaitu Pasar Heksagonal. Pasar tersebut rencananya akan dihidupkan kembali.

Artinya, dengan penertiban kawasan Luar Batang ini, Ahok ingin menata kembali warga pasar lama tersebut. Ahok berencana mendirikan sebuah sentra pelelangan ikan dan pedagang kaki lima (PKL) yang konsepnya menyerupai Green Bay Pluit, yakni sebuah superblok yang diketahui dibangun PT Agung Podomoro Land (APLN).

Kelak, semua pedagang kaki lima (PKL) akan ditata di Pasar Heksagonal dan Pasar Ikan. Menurut Ahok, penertiban ini akan memberikan keuntungan lebih bagi para PKL.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini