Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gedung Parlemen Ini Bukti Kediktatoran Pemimpin Rusia

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Minggu, 17 April 2016 |00:08 WIB
Gedung Parlemen Ini Bukti Kediktatoran Pemimpin Rusia
Foto: Amusing Planet
A
A
A

Setelah bencana gempa bumi pada 1977 meratakan Bucharest, Ceausescu merebut kesempatan dan memutuskan untuk benar-benar membangun kembali kota dengan visinya sendiri.

Untuk menjalankan rencana besarnya, Ceausescu membongkar sebagian tempat bersejarah Bucharest termasuk lebih dari dua lusin gereja, sinagoga dan kuil-kuil, banyak pabrik dan rumah sakit, dan ratusan rumah.

Sekira 40.000 orang secara paksa direlokasi. Seperlima dari pusat Bucharest telah rata dengan tanah termasuk bukit. Konstruksi dimulai pada tahun 1984. Sebanyak 20.000 hingga 100.000 pekerja bekerja keras selama 24 jam, tujuh hari seminggu.

Untuk membiayai proyek ini, Ceausescu mengambil utang luar negeri yang sangat besar yang ia dibayar dengan mengekspor semua produksi pertanian dan industri di negara itu sementara orang Rumania kelaparan, bahkan 3.000 orang dilaporkan telah tewas.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement