"Tapi kalau kita lihat impor kita kan penurunannya dalam, tapi pengaruh kontraksi di ekspor kita lebih tinggi dibandingkan kontraksi di impornya," jelasnya.
Untuk itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2016 pun masih bergantung pada sektor domestik. Salah satunya adalah besarnya belanja pemerintah pada sektor infrastruktur. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi pun diperkirakan dapat mencapai 5 persen pada kuartal I-2016.
"Makanya kita harapkan government spending. Apalagi belanja pada sektor infrastruktur juga tinggi pada kuartal I-2016 dibandingkan tahun lalu," tukasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.