Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diresmikan Menhub, Ini Wajah Baru Bandara Matahora Wakatobi

Diresmikan Menhub, Ini Wajah Baru Bandara Matahora Wakatobi
Ignasius Jonan (Foto: Dok. Kemenhub)
A
A
A

DUKUNG SEKTOR PARIWISATA

Pertumbuhan penumpang pesawat udara di Wakatobi semakin meningkat tiap tahunnya. Hal tersebut terlihat pada awal dimulainya pengembangan terminal penumpang yaitu tahun 2013, tercatat sebanyak 11.150 penumpang tiba dan 11.867 penumpang berangkat pertahunnya.

Pada 2014, meningkat menjadi 17.015 penumpang tiba dan 13.786 penumpang berangkat per tahun. Kemudian di tahun 2015, kembali meningkat menjadi 19.100 penumpang tiba dan 20.081 penumpang berangkat per tahun.

 

Saat ini hanya ada satu maskapai yang melayani jasa transportasi udara dari dan ke Waktobi perharinya yaitu maskapai Wings Air (ATR 72-500). Maskapai tersebut melayani penerbangan dengan rute Makassar - Kendari - Wakatobi pergi pulang (PP) dengan frekuensi 1 kali dalam sehari (7x seminggu).

Dengan rencana dibukanya rute penerbangan tambahan ke Wakatobi, diharapkan dapat semakin meningkatkan demand wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau yang masuk dalam segitiga karang dunia.

 

Pulau Wakatobi dikenal dengan Keindahan lautnya menjadi tujuan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Diharapkan dengan pengembangan bandara Matahora dapat mendukung sektor pariwisata di Wakatobi untuk terus tumbuh dan berkembang.

Pembangunan bandara-bandara khusunya di wilayah tengah dan timur Indonesia merupakan bentuk komitmen Kemenhub dalam menjalankan Nawacita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran yang berparadigma Indonesia Sentris, meningkatkan kualitas hidup manusia, serta meningkatkan produktivitas rakyat.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement