Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan DIRE Kurang Menarik Buat Investor

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2016 |15:26 WIB
Alasan DIRE Kurang Menarik Buat Investor
Ilustrasi: Businesstoday
A
A
A

JAKARTA - Dana Investasi Real Estat (DIRE) di Indonesia dianggap kurang menarik, padahal potensi DIRE di tanah terbilang besar.

Namun mengapa DIRE kurang menarik? Direktur Keuangan PT Ciputra Development Tbk Tulus Santoso mengatakan, tingkat bunga saat ini menjadi sesuatu yang membuat DIRE kurang menarik. (Baca juga: OJK: Baru Pemprov DKI Jakarta yang Antusias Dorong DIRE)

"Sekarang yield atau tingkat bunga masih seperti sekarang, DIRE kurang menarik, karena kalau Surat Utang Negara (SUN) kira-kira delapan persen, terus DIRE kurang dari segitu orang lebih pilih SUN saja atau deposito," jelas Tulus, di sela Lokakarya DIRE, di Jakarta, Senin (30/5/2016).

Hal tersebut lanjut Tulus, dikarenakan juga tingkat bunga dari DIRE tidak memiliki kepastian. Pasalnya harga properti tiap tahun dapat berubah. Meski nantinya yield bisa menyentuh delapan persen, Tulus tidak bisa memastikan DIRE menjadi menarik.

"Harus market test dulu, SUN risk free, kalau properti bisa naik tapi enggak janji, tapi kalau SUN kan sudah pasti sebesar 7,5 persen," tutur Tulus.

Dia juga menambahkan, terkait dengan penerbitan DIRE, Ciputra Group masih akan menunggu kepastian peraturan pemerintah yang mengatur pemotongan PPh dan BPHTB, yang nantinya hanya akan berjumlah 1,5 persen

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement