Selain itu, sapi NTT juga dikirim ke Kalimantan yang jumlah permintaanya mulai merangkak naik, seiring dengan meningkatnya kebutuhan warga jelang Idul Fitri ini.
Kendati tinggi permintaan, namun Pemerintah NTT akan tetap berpatokan kepada ketersediaan yang ada di wilayah provinsi seribu pulau ini.
"Saya lupa jumlahnya namun yang pasti ada permintaan tambahan dari Kalimantan. Tetapi tentu kita akan tetap sesuaikan dengan stok yang kita miliki," katanya.
Secara mobilitas, pengiriman sapi dari NTT ke sejumlah daerah seperti DKI dan Kalimantan itu masih sangat lancar menggunakan kapal ternak yang sudah disediakan oleh Kementerian Pertanian atas bantuan Kementerian Perhubungan RI.
Untuk DKI Jakarta saja, kata Dani, sudah dilakukan pengiriman sebanyak 11 kali sejak awal januari lalu, dengan sekali perjalanan memuat paling banyak 500 ekor sapi.