Disebutkannya, selain Kabupaten Kupang dan TTS, juga sudah ada di Timor Tengah Utara (TTU), Belu dan Kabupaten Malaka. Kemudian di Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan di Pulau Flores sudah ada di sekitar Ngada dan Nagekeo serta Kabupaten Ende.
Dia menyebut dari aspek populasi masih berada di angka normal dan hingga akhir 2015 lalu berada pada angka populasi 902.326 ekor yang tersebar di hampir seluruh sentra produksi sapi di NTT.
Jumlah itu tentu akan terus diperbaharui sesuai data masukan dari daerah sentra sapi NTT. "Setiap hampir enam bulan kita lakukan pembaharuan data terkait populasi sapi kita," katanya.
Dani meminta peternak di NTT untuk terus memacu produktivitas hasil peternakannya, agar bisa menjadi terdepan dalam hasil dan akhirnya menjadi pemasok utama sapi nasional demi pemenuhan daging sapi nasional.
(Dani Jumadil Akhir)