JAKARTA - GM Region Operation III Pertamina Jumali mengatakan modus praktik ilegal yang dilakukan oknum di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dengan kode 3412305 di Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan cukup canggih di antara masalah kasus takaran pengisian BBM yang selama ini terjadi.
Pasalnya, berdasarkan audit pemeriksaan kualitas dan kuantitas, salah satunya takaran pompa bulanan dari Januari, Februari, hingga terakhir Mei bersama Dinas Metrologi, hasilnya bagus. [Baca juga: SPBU Rempoa Ciputat Akhirnya Resmi Ditutup]
"Ini modus baru yang cukup canggih. Ini matching dengan pengecekan kita. Pemeriksaan kita empat bulan berturut-turut bagus. Artinya dia bisa mengatur kalau ada pemeriksaan. Ini akan jadi materi untuk kita bagaimana menyiasati ini,"ujarnya di SPBU Coco Pertamina, Abdul Muis Jakarta, Selasa (7/6/2016).
Dirinya menyerbut, kontrol sudah dilakukan dari semua aspek. Bahakan,ekstern dari Badan Metrologi itu sudah dilakukan rutin enam bulan sekali. Internal Pertamina, sudah sewa auditor dari luar untuk memastikan takaran. Pertamina pun memberi ketentuan yang lbh ketat dibanding dari Dinas Metrologi.
"Ke depan kami memberi layanan lebih baik,belajar dari layanan ini. Kita koordinasi dengan vendor pompa dan IT untuk mengamankan itu. Kami akan cari cara agar ini bisa diantisipasi," tuturnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.