"Ini tahap pertama, kami ingin 'double track' sampai pinggir laut. Ini sudah gerak satu langkah, dan akan bergerak lagi," katanya.
Direktur Operasi Kalog, anak usaha PT Kereta Api Indonesia, Sugeng Priyono, mengatakan waktu perjalanan peti kemas dari Pelabuhan Tanjung Priok-CDP memakan waktu sekitar 70 menit.
Namun ia belum bisa memastikan jam operasional kereta logistik dari pelabuhan lantaran harus disinergikan dengan jadwal kereta rel listrik (KRL) dan kereta antarkota yang melewati jalur yang sama.
"Ini jauh dibanding perjalanan dengan truk yang bisa sekitar 2-3 jam. Yang paling utama, angkutan kereta logistik ini bisa meringankan beban jalan jalan," katanya.
Sebelumnya, Menko Kemaritiman Rizal Ramli menyebut kereta logistik Pelabuhan Tanjung Priok akan menekan sepertiga kemacetan di pelabuhan tersebut. Kereta logistik juga diklaim dapat menekan waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) di kawasan tersebut yang diminta Presiden Jokowi di kisaran 1-2 hari.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.