JAKARTA - Secara mengejutkan, pemerintah melakukan impor bahan militer seperti bom hingga granat dengan volume yang lebih besar pada bulan Juni 2016 lalu. Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo, impor ini dilakukan melalui Korea Selatan dan Brasil.
"Impor bom, peluru, granat dari Korsel dan Brasil. Sebenarnya banyak lagi, tapi yang terbesar dari dua negara," jelas Sasmito saat ditemui di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/7/2016).
[Baca juga: Indonesia Impor Bom dari Brasil dan Korea Selatan]
Berdasarkan data BPS, berikut adalah data impor bom hingga granat sepanjang Juni 2016:
1. Senjata militer
Total Impor Mei 2016: 93,6 ton.
Total Impor Juni 2016: 91,9 ton.
2. Bom dan granat
Total Impor Mei 2016: 1,9 ton.
Total Impor Juni 2016: 334 ton.
3. Tank dan kendaraan perang
Total Impor Mei 2016: 1.120 ton.
Total Impor Juni 2016: 389,1 ton.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.