JAKARTA – Presiden restoran cepat saji (fast food) McDonald’s di Amerika Serikat (AS), Mike Andres, memutuskan untuk pensiun per akhir tahun ini. Sebagai gantinya, perusahaan menunjuk Wakil Presiden Eksekutif Strategi, Pengembangan Bisnis dan Inovasi, Chris Kempczinksi. Penunjukan ini berlaku efektif mulai per 1 Januari 2017.
Dalam rilis yang dipublikasikan oleh perusahaan, CEO dan Presiden McDonald’s, Steve Easterbook mengatakan Andres selama ini telah tanpa henti memberikan kontribusi kemampuannya kepada perusahaan dalam rangka membangun perusahaan yang lebih baik. Mulai dari langkah signifikan terhadap kualitas makanan hingga inisiatif bermaka yang diperuntukkan bagi pelanggan seperti menyediakan menu sarapan sepanjang hari (breakfast all day) dan menciptakan jaringan kemitraan yang lebih kuat antara operator AS dan perusahaan,
“Komitmennya untuk pelanggan kami sudah tidak diragukan lagi,” ucapnya seperti dilansir dari laman Business Insider.
Easterbook melanjutkan, selagi berterima kasih atas kontribusi yang telah Mike berikan kepada perusahaan selama ini, pihaknya juga percaya diri pengganti Andres yakni Chris mampu menjadi pemimpin yang baik untuk membangun kemajuan di AS dan membawa perusahaan kepada tingkat kenyamanan dan kegembiraan baru dalam hal pengalaman restoran.
“Rekam jejaknya telah terbukti membawa perubahan yang sangat berharga karena kami terus mengubah McDonald’s menjadi perusahaan burger yang modern dan maju terus menerus,” sebut Easterbook.
Presiden perusahaan yang baru, akan memulai tugas barunya untuk fokus pada bisnis di AS. Hal ini pernah dilakukannya bersama Andres guna memastikan kelancaran transisi di beberapa bulan depan.
"Dengan langkah yang telah kita buat dalam bisnis AS, ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk pensiun," kata Andres. "Saya bangga dengan pekerjaan yang telah kita lakukan untuk memprioritaskan pelanggan kami dan meningkatkan menu kami, sehingga pelanggan bisa merasa baik dalam hal menikmati makanan yang mereka gemari di McDonald’s.”
Sebelum bergabung dengan McDonald’s pada tahun lalu, Kempczinski menyajikan beragam strategi dan posisi operasional dengan beberapa perusahaan konsumen terkemuka di dunia. Adapun kesepakatan yang pernah dia hasilkan baru-baru ini ketika dia menjabat sebagai Executive Vice President, Growth Initiatives and President of International di Kraft Foods Group.
"Saya berharap ke depan mampu membangun kemajuan yang signifikan di AS, dan melanjutkan inovasi dan kolaborasi antara pemilik dengan operator, pemasok dan karyawan untuk membawa McDonald ke level berikutnya," kata Kempczinski.
Selain menunjuk Kempczinski sebagai Presiden McDonald’s yang baru, perusahaan juga merombak sekaligus mengumumkan jajaran direksi yang baru:
Doug Goare yang sebelumnya menjabat sebagai President of the International Lead Markets, akan mendapat tugas baru yakni sebagai Chief Restaurant Officer, menggantikan posisi Pete Bensen yang pensiun pada September. Dengan begitu, adapun tugasnya antara lain mengawasi rantai pasokan, teknologi informasi, operasi restoran dunia, pengembangan dan fungsi bisnis digital. Struktur ini dilakukan guna lebih mendukung komitmen McDonald’s untuk bergerak lebih cepat pada inisiatif yang berfokus pada pelanggan.
Sementara itu, Lucy Brady didapuk sebagai Senior Vice President of Corporate Strategy dan Business Development. Dia bergabung dengan McDonald’s pada September dan akan mengambil peran yang ditinggalkan oleh Kempczinski yakni mengawasi pengembangan strategi, perencanaan dan inovasi guna mendorong pertumbuhan perusahaan. Sebagai Senior Partner dan Managing Director di The Boston Consulting Group, dia memimpin beberapa perubahan dan inisiatif pertumbuhan strategis.
"Saya yakin kami memiliki pemimpin yang tepat pada posisinya masing-masing untuk mempercepat perputaran dan semakin memperkuat brand McDonald’s," kata Easterbrook.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.