JAKARTA - McDonald's dan Starbucks tertangkap dalam operasi penggunaan plastik di India. Beberapa restoran cepat saji dikenakan denda usai operasi plastik di negara bagian Maharashtra, India, tersebut.
Larangan barang-barang plastik sekali pakai termasuk tas belanja, wadah makanan dan peralatan makan, diumumkan pada akhir Maret dan berlaku mulai 23 Juni 2018.
Perdana Menteri India Narendra Modi menyebut plastik sebagai ancaman terhadap kemanusiaan. Pemerintahnya telah berjanji untuk menghilangkan plastik sekali pakai di India pada 2022 dan bergabung dengan kampanye global. Setidaknya 25 dari 29 negara bagian India memiliki larangan penuh atau sebagian pada plastik sekali pakai, tetapi sering kali tidak secara ketat ditegakkan.

Maharashtra segera menindak, memaksa perusahaan untuk mengubah cara mereka. Hardcastle Restaurants, waralaba yang menjalankan gerai McDonald's (MCD) di Maharashtra mengatakan telah mulai menggunakan alat pemotong kayu, cangkir kertas, dan sedotan yang terbuat dari pati jagung.