Asman mengaku, forum ber tema ‘Identifying Chal lenges and Solutions to Develop Smart City for Better Tomorrow’ ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi pemerintah daerah melakukan percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). “Seperti Kota Surabaya, Bandung, dan Jakarta sudah menerapkannya, semoga jadi benchmark bagi kemajuan daerah di Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Asman, Presiden Joko Widodo juga telah menekankan betapa penting nya penggunaan teknologi informasi sebagai solusi untuk memudahkan pelayanan publik. Forum ini menjadi bagian dari kesungguhan pemerintah yang berusaha memberikan sesuatu yang terbaik kepada masyarakat. “Pengembangan SPBE dilakukan agar tidak ada lagi keluhan-keluhan masyarakat akibat pelayanan publik yang berbelit-belit dan menyusahkan,” ucapnya.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berharap, digelarnya ISCF 2016 di Kota Bandung dapat mempersatukan ratusan pemimpin kota/kabupaten serta tim pengembangan wilayah dari berbagai daerah dalam sebuah kerja sama untuk mencapai pengembangan teknologi inovatif. “Selain itu, menjalin kerja sama yang berkesinambungan dalam jasa penyediaannya, termasuk berbagi solusi efektif dan best practices sebagai acuan pengembangan smart city,” ujarnya.
Dia menambahkan, Kota Bandung sendiri telah memiliki 320 aplikasi yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kota, mulai dari perizinan online, pengaduan online, hingga penilaian aparatur pemerintahan langsung oleh masyarakat.
“Bahkan melalui aplikasi e-budgeting, Kota Bandung berhasil menghapus 1.200 kegiatan SKPD yang kurang berdampak terhadap pembangunan sehingga bisa menghemat anggaran sampai Rp1 tri liun,” tuturnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.