Share

Giliran Korea Lirik Smart City Palembang

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 21 Januari 2017 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 21 320 1597414 giliran-korea-lirik-smart-city-palembang-KR9pup10VV.jpg Ilustrasi: (Foto: Sindonews)

PALEMBANG – Konsep smart city yang akan diterapkan di Palembang menjelang Asian Games 2018 mendatang semkin dilirik. Setelah sebelumnya Norwegia, kemarin giliran perusahaan Korea Selatan yang menyatakan tertarik bekerja sama untuk konsep smart city di Palembang.

Staf Khusus Bidang Angkutan dan Pariwisata Gubernur Sumsel, Jonhson usai menemui perwakilan perusahaan mengatakan, ketertarikan mewujudkan smart city makin dilirik oleh pihak luar, seperti perusahaan asing. Hal ini membuka kesempatan bagi Palembang guna makin cepat menciptakan konsep smart city menjelang Asian Games tahun depan. 

“Baru pertemuan awal, dan pengenalan konsep smart city. Sebagai pihak provinsi, sifatnya mempertemukan pihak swasta ini dengan Pemerintah Kota Palembang. Perkembangan sementara cukup positif,” ujarnya.

Konsep smart city ini mewujudkan Palembang yang lebih aman, baik dari sisi keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung. Mewujudkannya dengan memasang peralatan berteknologi yang cukup canggih, di antaranya lampu jalan (street lamp) yang bisa mendeteksi kondisi suatu wilayah.

“Teknologinya ada lampu yang juga dipergunakan sebagai CCTV untuk keamanan,” ucapnya.

Untuk sementara, konsep smart city baru akan berlaku di tiga tempat, yakni Jakabaring, Jalan Jenderal Sudirman dan di Bandara SMB II Palembang. Kata Jonhson, konsep ini juga sudah diperkenalkan pada be - berapa perusahaan negara lain. “Dengan makin banyak kunjungan atau ketertarikan dari pihak swasta, mudahmudahan akan lebih mudah terwujud,” sambung Johson.

Meski baru pertemuan awal, dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat sekda ini, antara pihak pemerintah kota dan perusahaan swasta sudah saling mengomunikasikan berbagai kemungkinan kerja sama. Namun, Jonhson enggan menjelaskan nilai investasi yang diperlukan dalam mewujudkan smart city yang berasal dari teknologi dari perusahaan swasta Korea Selatan tersebut.

“Disesuaikan dengan kebijakan pemerintah kota, pemprov mengomunikasikannya saja, karena memang investornya menghubungi PD PDE Hilir Sumsel dulu. Bagaimanapun pemerintah kota bisa menentukan sendiri bentuk kerja samannya,” ungkap dia.

Pemaparan smart city ini pun dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Palembang. Sementara perwakilan dari perusahaan swasta Dongbu Lights, So Seog Chea mengungkapkan apresiasinya pada Pemerintah Provinsi Sumsel. Mengingat pertemuan awal sudah membahas berbagai kemungkinan kerja sama. “Tadi kami melihat konsep smart city bagus dan memang banyak produk kami berkaitan dengan energi. Salah satunya lampu jalan,” ujarnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini