Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasokan Ruang Ritel di Jakarta Capai 4,95 Juta Meter Persegi

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Senin, 19 September 2016 |10:58 WIB
Pasokan Ruang Ritel di Jakarta Capai 4,95 Juta Meter Persegi
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Kendati pertumbuhan pasar ritel di Jakarta yang masih bergerak moderat, hal tersebut tidak membuat Jakarta kehilangan pasokan ruang ritel baru pada tahun ini bahkan dua tahun ke depan atau hingga 2018.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Leads Property Services Indonesia, pada kuartal II tahun ini secara keseluruhan Jakarta kedatangan pasokan tambahan seluas 34.000 meter persegi. (Baca juga: Harga Sewa Ruang Ritel di Jakarta Merangkak Naik)

Sehingga total pasokan ruang ritel yang berdiri di Jakarta berjumlah 4,95 juta meter persegi yang terdiri dari 3,07 juta meter persegi atau 62,07 persen ritel sewa dan 1,22 juta meter persegi atau 24,67 persen merupakan ritel strata dan 657.536 meter persegi atau 13,26 persen ritel campuran.

Central Business District (CBD) Jakarta menjadi lokasi yang menyumbang pasokan terbanyak sebesar 28 persen, kemudian Jakarta Utara 21 persen, Jakarta barat, 20 persen, Jakarta Selatan 19 persen, Jakarta Pusat 7 persen, dan Jakarta Timur 5 persen.

Jakarta Pusat menjadi kontributor utama yang menyuplai ritel strata sebesar 52,5 persen, diikuti Jakarta Utara 27,7 persen, Jakarta Timur 14,3 persen, Jakarta Selatan 4,7 persen, dan CBD Jakarta 0,8 persen. (Baca juga: Pasokan Terbatas, Penyerapan Pusat Perbelanjaan di Jakarta Stabil)

Harga sewanya un mengalami peningkatan meski tidak signifikan sebesar 0,67 persen pada kuartal kedua tahun ini, yang di mana menjadi sebesar Rp941.800 per meter persegi per bulan. Sedangkan untuk harga sewa rata-rata ruang ritel di lantai dasar mencapai Rp807.100 per meter persegi per bulan.

Untuk sekadar diketahui, pada tahun ini diperkirakan ada tambahan 7 ruang ritel baru di Jakarta, serta 5 ruang ritel atau mal baru yang akan dibuka pada 2017 dan 2018.

(Rizkie Fauzian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement