Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sido Muncul Jual Saham Treasury Stock

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Selasa, 11 Oktober 2016 |14:47 WIB
Sido Muncul Jual Saham <i>Treasury Stock</i>
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Sido Muncul Tbk (SIDO) berniat menjual saham hasil pembelian kembali (treasury stock) sebanyak 259.875.200 saham mengingat kondisi pasar yang kondusif. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta.

Direktur SIDO Irwan Hidayat mengatakan, perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas untuk melakukan penjualan atau pengalihan saham tersebut. Waktu pelaksanakan penjualan saham dari 25 Oktober 2016 hingga 24 Oktober 2018. Saham SIDO pada perdagangan Senin awal pekan kemarin, ditutup melemah Rp15 ke level Rp550 per lembar saham.

Tahun ini, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 30 persen atau menjadi Rp568,5 miliar dibandingkan tahun 2015.

”Laba bersih sampai akhir tahun 2016 kita targetkan bisa meningkat 30 persen menjadi Rp568,5 miliar," kata Irwan.

Dirinyamengatakan, pertumbuhan laba akan didorong peningkatan penjualan yang diprediksikan akan naik sebesar 15 persen menjadi Rp2,53 triliun. Selain itu, peningkatan kinerja tahun ini juga didorong oleh penjualan produk baru yang dikeluarkan perseroan seperti tolak linu mint dan kuku bima energi herbal. Penjualan herbal dan supplemen diperkirakan masih akan menjadi penyumbang terbesar terhadap kinerja perseroan tahun ini.

Tercatat pada semester I tahun 2016, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp1,29 triliun atau naik 13,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,14 triliun. Laba bersih pun mengalami pertumbuhan 7,7 persen menjadi Rp265 miliar di 2016 dibandingkan tahun sebelumnya Rp246 miliar.

Perseroan dalam pengembangan bisnis jamunya selama ini tidak ada kendala berarti. Pasalnya, dari sisi regulasi, pemerintah mendukung. Tidak ada yang sulit dan cukup terbantu. Menurut Irwan, banyak sekali perubahan yang mendorong industri jamu dan farmasi, sehingga membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya.

"Saya melihat banyak perubahan, kemudahan terdaftar di BPOM. Perubahannya cepat, intinya speed kan yang dibutuhkan pengusaha," imbuhnya.

Sementara itu, pihaknya selalu mengevalusi produk Sido Muncul yang sudah dipasarkan. Untuk produk Tolak Angin, kata Irwan sambutannya sangat baik."Kalau sambutannya baik, kita kembangkan," tukasnya.

Kemudian untuk meningkatkan penetrasi penjualan di luar negeri, perseroan berencana membuka kantor cabang di luar negeri.”Kita akan buka akan kantor cabang di suatu negara. Supaya lebih cepat penetrasi dalam kembangkan ekspor," kata Direktur Keuangan Sido Muncul Venancia Sri Indrijati.

Namun, dirinya tidak menyebut negara mana yang akan disasar Sido Muncul dalam membuka kantor cabang. Dia menambahkan, selama ini pasar ekspor Sido Muncul masih minim. Untuk itu, Sido Muncul akan merekrut tenaga ahli atau profesional guna meningkatkan pasar ekspor.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement