Ia menjelaskan, cangkul produksi lokal yang sering digunakan para petani juga mempunyai bentuk berbeda, disesuaikan kondisi tanah di lahan pertanian atau perkebunan masing-masing.
Keduanya memaparkan, pihaknya memproduksi dua jenis cangkul meliputi cangkul dengan ukuran 18 kali 28 centimeter dan cangkul ukuran 19 kali 29 centimeter.
"Dua jenis cangkul tersebut dijual dengan harga Rp300 ribu dan Rp350 ribu setiap buahnya," katanya.
Didik menambahkan, pandai besi di lokasinya mampu memproduksi cangkul sekitar 300 buah cangkul setiap bulannya.
Hasil produksi dipasarkan di wilayah Tulungagung, kota-kota di Jawa Timur hingga luar Jawa seperti Kalimantan, Sumatera, Ambon dan Papua.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.