Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Buruk, Harga Ikan Terus Merangkak Naik

Koran SINDO , Jurnalis-Sabtu, 19 November 2016 |11:53 WIB
Cuaca Buruk, Harga Ikan Terus Merangkak Naik
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

INDRAMAYU – Harga ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Karangsong dan TPI Glayem, Kabupaten Indramayu mengalami kenaikan hingga 20% menyusul berkurangnya hasil tangkapan nelayan akibat cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.

Sekretaris KUD Sri Mina Sari Glayem Dedi Aryanto menjelaskan, dalam kondisi normal, hasil tangkapan nelayan rata-rata mencapai lebih dari Rp1 juta setiap harinya. Namun, kini hanya di kisaran Rp500.000-Rp 800.000. “Kondisi ini sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Harga ikan juga terus merangkak naik,” ujar Dedi, kemarin.

Menurut dia, kondisi yang terjadi saat ini sangat merugikan nelayan. Pasalnya, hasil tangkapan yang minim harus terpotong juga oleh biaya melaut hingga Rp500.000 setiap harinya. “Bayangkan kalau hasil melautnya saja Rp500.000, sedangkan biaya melautnya juga Rp500.000. Tidak ada yang bisa diperoleh nelayan,” terangnya.

Dedi menyebutkan, nelayan di desanya rata-rata menggunakan kapal kecil berukuran 5-9 gross ton (GT). Setiap kapal memiliki 6-15 anak buah kapal (ABK), tergantung ukuran kapalnya. Mereka pun hanya berlayar di perairan Indramayu saja.Oleh karena itu, lanjut Dedi, berkurangnya hasil tangkapan nelayan otomatis membuat harga ikan merangkak naik.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement