JAKARTA - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar telah memiliki berbagai program untuk meningkatkan pertumbuhan sektor energi di Indonesia. Kerjasama dengan pihak swasta pun akan ditingkatkan untuk mendanai berbagai proyek yang dimiliki.
Hanya saja, untuk jangka panjang, Arcandra mengaku, hingga saat ini belum terdapat teknologi untuk menggali lebih dalam sumber migas di Indonesia. Indonesia pun perlu menunggu hadirnya teknologi terbaru pada masa yang akan datang.
"Oil itu enggak habis. Hanya butuh teknologi lebih canggih yang nanti anak cucu kita yang jenius mungkin bisa ciptakan teknologi untuk menggali lebih dalam. Kalau hanya kepada cadangan, hanya Tuhan yang tahu," kata Arcandra di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Hal ini pun mendapat tanggapan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurutnya, akan menyulitkan bagi pemerintah juga upaya peningkatan produksi migas tidak diupayakan sejak saat ini. Pasalnya, dalam APBN telah terdapat anggaran secara khusus untuk sektor energi. Untuk itu, butuh kepastian dari Kementerian ESDM dalam melaksanakan program-program pada sektor energi.
"Pak Arcandra bilang hanya Tuhan yang tahu, waduh kalau itu susah juga kita kan. Jadi hulu harus dibereskan, distribusi di hilir juga harus dibereskan," tutur Sri Mulyani.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.