Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbedaan Risiko antara Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan

Agregasi Cermati.com , Jurnalis-Senin, 19 Desember 2016 |22:11 WIB
Perbedaan Risiko antara Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

1. Sistem Penjaminan

Tabungan pendidikan merupakan salah satu produk keuangan yang dipasarkan bank. Otomatis, tabungan ini dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga jumlah tertentu yang telah ditetapkan dan mengikuti jumlah bunga maksimum yang berlaku. Dengan jaminan LPS, apabila sewaktu-waktu bank kolaps, tabungan tersebut tetap aman.

Sementara asuransi pendidikan yang pada umumnya berupa asuransi unit link bukanlah produk perbankan dan tidak memiliki jaminan. Produk keuangan itulah yang dijual perusahaan asuransi dalam bentuk dana pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, bank hanya turut serta menjadi agen penjual produk tersebut.

2. Tingkat Keuntungan

Bunga yang diterapkan dalam produk tabungan pendidikan adalah bunga tetap atau pasti. Artinya, sejumlah bunga yang ditetapkan tersebut akan dibayarkan pihak bank secara penuh kepada nasabahnya. Pada umumnya, bunga ini bersifat flat sehingga nasabah akan selalu menerima bunga dalam jumlah yang sama (tetap). Hal ini membuat nilai tabungan selalu bertambah dan tidak pernah berkurang. Sebab penerapan bunga ini pasti dan akan selalu dibayarkan.

Sementara dalam produk asuransi pendidikan, bunga/pendapatan yang akan diperoleh nasabah tidak pasti. Sebagaimana asuransi unit link biasa, sejumlah dana nasabah yang disetorkan setiap bulannya sebagai premi tersebut akan diinvestasikan pihak perusahaan asuransi ke dalam beberapa instrumen investasi. Kegiatan inilah yang kemudian menjadi sumber pendapatan bagi nasabah pemegang asuransi pendidikan.

Investasi sudah tentu memiliki risiko, termasuk naik turunnya nilai dana investasi itu sendiri. Hal ini bisa menyebabkan jumlah dana menjadi berkurang, tetap, atau bahkan bertambah, tergantung pada kondisi pasar saham. Jika investasi tersebut berjalan dengan baik dan lancar, nilainya akan meningkat dan menghasilkan pendapatan yang besar bagi pemegang asuransi pendidikan. Di sisi lain, kalau terjadi penurunan yang signifikan terhadap investasi yang dilakukan, bukan hanya tergerus saja, sejumlah uang tabungan tersebut juga bisa hilang.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement