JAKARTA - Founder Burger King Belanda Hans AWasmoeth memapaparkan kunci suksesnya di depan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
"Lima sampai enam tahun awal adalah masa yang penuh perjuangan dan berdarah-darah, karena usaha waralaba saat itu belum terkenal di Belanda," ujarnya dalam Forum Dialog Hipmi di Jakarta, Senin (20/2/2017).
Titik tolak perkembangan usaha franchise-nya adalah ketika dirinya membuka outlet di Bandara Udara Internasional Belanda Schiphol.
Bagi Hans, ada empat kunci yang harus dipegang oleh pengusaha waralaba, karena usaha yang satu ini berbeda dengan jalankan bisnis pada umumnya.
"Check your concept, check your finacial, do your market research and prepare for chance," ujar Hans di hadapan para pelaku UKM.
Dalam membangun usaha waralaba kunci yang pertama disebutkan oleh Hans adalah memiliki unique selling point. Dengan begitu produk kita akan berbeda dengan pasar kebanyakan.
Setelah mempunyai konsep matang tentang bisnis kita, selanjutnya pelaku usaha harus melihat kecukupan modal dan profit yang akan didapat.
"Butuh 10-15 cabang waralaba untuk menghasilkan income yang sepadan. Harus sabar dalam bisnis waralaba," sarannya.
Setelah bisnis berjalan, bukan berarti pelaku usaha berhenti inovasi. Dia harus tetap lakukan inovasi dengan mempertimbangkan kecenderungan pasar.
Terakhir, pengusaha warabala harus dinamis. Mereka harus siap membuka diri apabila ada peluang perkembangan usaha.
"Waralaba bukan seperti bisnis biasa, harus punya manajemen baku, harus punya passion di bidang itu," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.