“Dalam proses pembuatannya balon yang sudah menggelembung ditutup dengan kain wol hingga rapat dan diberikan lem. Setelah itu dijemur di terik matahari hingga kering dan kemudian di bentuk sesuai karakter kartun yang di inginkan,” ujarnya.
Dengan menggunakan bahan kain flanel yang sudah dipotong-potong pada ukurannya. Untuk harganya bervariasi, Mulai harga Rp50 ribu hingga Rp150 ribu sesuai dengan bentuk dan ukuran lampu yang dibuat.
Dalam sehari Joko mampu membuat hingga 15 lampu tidur karakter kartun. Untuk pemasarannya Ia pasarkan melalui media sosial. Hasil karyanya mulai merambah pasar nasional seperti Banten, Jakarta, Semarang, dan pasar internasional seperti Singapura dan Kanada.
(Fakhri Rezy)