Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Raup Untung dari Kain Batik Api

Trisna Purwoko , Jurnalis-Minggu, 05 Maret 2017 |08:16 WIB
INSPIRASI BISNIS: Raup Untung dari Kain Batik Api
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

BANTUL - Jika biasanya proses membatik dilakukan dengan mengoleskan cairan lilin atau malam panas pada kain menggunakan canthing atau cap di Bantul Yogyakarta seorang pemuda berkreasi dengan membuat batik unik yang dalam proses pengerjaannya menggunakan nyala api.

Lugiyantoro, pria berusia 28 tahun warga Bantul, Yogyakarta ini berkreasi dan membuat inovasi baru dalam pembuatan kain batik. Proses pembuatan batik yang diberi nama Batik Api sangat berbeda dengan proses membatik yang selama ini sering dilakukan oleh pengrajin batik.

Jika biasanya pengrajin batik mengerjakan pembuatan kain batik dengan menggunakan canthing untuk mengoleskan lilin atau malam cair pada kain. Namun pria ini menggunakan api dalam proses pewarnaan pada batik buatannya. Bahan yang digunakan untuk membatik juga berbeda dengan batik pada umumnya yang menggunakan malam atau lilin, yakni menggunakan adonan tepung dan formalin yang ditambahkan sedikit air.

Untuk membatik diatas kain atau t-shirt, Lugiyantoro menyiapkan motif batik yang sudah dibuatnya terlebih dahulu pada kertas karton yang dilubangi sesuai bentuk motif batik yang diinginkan. Setelah itu, kertas karton kemudian diletakkan diatas kain atau tshirt yang akan dibatik, dan mulai mengoleskan adonan tepung dan formalin di atas kain menurut pola dan motif yang sudah tercetak dalam kertas karton.

Sebelum menggunakan api untuk memberi efek warna pada kain, kain yang sudah berisi gambar motif batik ini di angin anginkan sejenak agar adonan tepung dan formalin yang dilukis pada kain menjadi kering. Setelah adonan yang dibentuk motif batik tadi sudah mengering, barulah pria ini menggunakan api sebagai langkah terakhir pembuatan batik yang dinamakannya batik api.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement