Image

Pasokan Cabai Rawit dan Cabai Besar Surplus Hingga Juni

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 15:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 20 320 1647366 pasokan-cabai-rawit-dan-cabai-besar-surplus-hingga-juni-wHFvaMHrzN.jpg Ilustrasi cabai. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketersediaan pasokan cabai rawit dan cabai besar di bulan Maret hingga Juni 2017 dipastikan aman. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono.

"Surplus bagus, jadi kita tetap menjaga dan mengawasi ketersediaan," ungkap Spudnik di Kantor Direktorat Jendral Hortikultura, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dia merinci, pasokan cabai rawit bulan Maret sebanyak 75.465 ton, sementara kebutuhan berkisar 68.472 ton sehinga terdapat surplus  6993 ton. Bulan April, perkiraan ketersediaan untuk bulan April 2017 sebanyak 79.170 ton, dengan kebutuhan 70.446 sehingga surplus cabai besar sebesar 8724 ton. 

Sementara bulan Mei ketersediaan diprediksi 82.602 ton, dengan kebutuhan  73.689 ton, masih ada kelebihan ketersediaan sebesar 8913 ton. Sedangkan perkiraan ketersediaan bulan Juni 2017 sebanyak 84.133 ton dan kebutuhan 75.050, sehingga masih ada surplus 9083 ton. 

Selain cabai rawit, pihak Direktorat Jenderal Hortikultura juga memastikan persediaan cabai besar dari bulan Maret hingga jelang Hari Raya dalam kondisi aman, bahkan cenderung surplus. Pada bulan Maret, perkiraan ketersediaan cabai besar sebanyak 98.465 ton dengan kebutuhan 91.841 ton sehingga angka surplus mencapai 6624 ton.

Berlanjut ke Bulan April ketersediaan diprediksi sebanyak 99.350 ton dengan kebutuhan 92.085 ton dengan total surplus 7265 ton. Lalu untuk bulan Mei, perkiraan ketersediaan mencapai 103.574 ton dengan perkiraan kebutuhan 96.003 ton, sehingga terdapat surplus 7571 ton. 

Terakhir,  perkiraan ketersediaan di bulan Juni 103.955 ton dengan kebutuhan 95.211 ton, angka surplus cabai besar bulan Juni mencapai 8744 ton. Kondisi ini tidak terlepas dari segala perbaikan yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam meningkatkan ketahanan cabai melalui program Gerakan Nasional Penanaman Cabai (Gertam Cabai) yang cukup memberikan dampak positif. 


"Pertanahan khusus cabai kan ada terus yang tanam. Dari CSR produsen di samping juga dukungan APBN. Cabai rawit 7000an hektar dan itu sudah mulai bergulir," pungkas dia. 

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini