"Mano Town merupakan daerah pesisir dan sektor pariwisatanya maju. Jika sudah bekerja sama kota kembar, tentu banyak yang bisa dilakukan," kata Daiki Yokoyama.
Selain menjajaki kerja sama kota kembar, Daiki Yokoyama juga menawarkan bantuan dana hibah dari Pemerintah Jepang.
Ia menyebutkan konsulat Jepang di Medan dijatah empat proyek hibah masing-masing bernilai Rp1 miliar. Penerima hibah bisa pemerintah, yayasan, asosiasi, lembaga pendidikan, maupun lembaga lainnya yang berbadan hukum.
Target program menyangkut layanan kesehatan, pendidikan dasar, pengentasan kemiskinan, penanggulangan pengungsi, dan perlindungan manusia dari kekerasan.
"Bantuan hibah ini termasuk proyek fisik seperti pembangunan gedung sekolah, pusat rehabilitasi narkotika dan obat terlarang, pembangunan fasilitas air bersih, pengadaan ambulans, dan lainnya," papar Daiki Yokoyama.
Sekdako Banda Aceh Bahagia menyambut baik tawaran kerja sama kota kembar maupun bantuan hibah dari Pemerintah Jepang.