KARAWANG - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa keuntungan yang didapat oleh para pengepul yang melakukan kartel cabai mencapai angka Rp2 miliar. Apabila digabungkan secara keseluruhan dari seluruh pengepul yang terungkap mereka dapat mengantongi untung Rp50 miliar.
"Kami cek kemarin satu orang keuntungan cabai saat harga naik kemarin itu Rp2 miliar. Satu grup yang ditangkap kami hitung-hitung mereka untung Rp50 miliar. Itu baru cabai. Itu pun bukan cabai seluruhnya hanya cabai rawit merah," terang Amran saat melakukan Apel Siaga TTI, Selasa (18/4/2017).
Kartel cabai ini, lanjut Amran, sangat merugikan baik pihak pedagang maupun konsumen, terutama bagi para petani cabai. Amran mengaku prihatin atas nasib petani cabai ketika terjadi kartel, karena keuntungan yang harusnya petani dapat hanya bisa dinikmati oleh sebagian pihak
"Jangan ditimbun masak cabai ditimbun. Jujur kami sedih petani yang bekerja luar biasa tetapi tidak menikmati keuntungan signifikan. Keuntungannya hanya dinikmati segelintir orang. Tega menaikkan harga sampe Rp180.000. Jadi dua duanya berteriak petani berteriak pedagang berteriak," tambah dia.
Amran juga menyampaikan kelegaannya atas terungkapnya kartel cabai tersebut. Pasalnya dengan tertangkapnya pelaku kartel harga cabai rawit merah yang melonjak tinggi hingga kisaran Rp160.000 hingga Rp180.000 per kilogram saat ini menjadi Rp40.000.
Menurutnya, kesuksesan pengungkapan kartel cabai ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak termasuk aparat kepolisian.
Bareskrim Polri baru - baru ini berhasil mengungkap pelaku kartel cabai rawit merah. Amran mengatakan harga cabai rawit merah yang melejit hingga Rp160.000 saat terjadi kartel, dapat terpangkas hingga menjadi Rp40.000 saat ini.
"Setelah Bareskrim turun tangan menangkap orangnya harga langsung turun dari Rp160.000 jadi Rp40.000 hari ini," tambah dia.
"Kita sudah kerja mati-matian di lapangan sudah. Kita keliling Indonesia 400 kabupaten, tetapi masih saja harga di atas Rp100.000. Setelah tertangkap kalau tidak salah empat orang tersangka. Tambah lagi tersangkanya bisa turun Rp30.000," tukas dia.
(kmj)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.