C. Hambatan
Ketika menjalankan usaha ini, ada beberapa hambatan yang mungkin akan kamu temui, di antaranya sebagai berikut.
1. Pemasaran. Jika tak gencar mempromosikan, bisa jadi bisnis parcelmu kurang dikenal oleh orang lain, akibatnya berpengaruh terhadap penjualan.
2. Beberapa orang menggunakan jasa parcel dari tetangga dan teman-temannya.
3. Bisnis ini berhubungan dengan momen-momen tertentu seperti hari raya keagamaan, pernikahan, dan sebagainya.
D. Strategi Bisnis
Berikut beberapa strategi yang dapat kamu jadikan contoh dan panduan untuk menjalankan bisnis ini.
1. Tawarkan parcel buatanmu kepada kerabat, tetangga, teman dekat, dan saudara. Buktikan bahwa parcelmu itu memang berbeda dan unik.
2. Sensitif terhadap waktu pengantaran, terutama jika parcel itu berupa makanan yang sudah matang atau setengah matang.
3. Sensitif terhadap keinginan pelanggan. Jika si penerima parcel adalah orang yang suka memasak, dia mungkin akan lebih berkesan jika menerima parcel yang isinya perlengkapan memasak, seperti wajan, satu set tempat bumbu antik, celemek, aneka bumbu siap saji dan buku resep.
4. Terus belajar, berkreasi, dan menggali ide dari mana saja.
5. Agar bisnis terus berkembang, siapkan media promosi, seperti foto-foto produk parcel atau brosur.
6. Aneka parcel hobil, seperti fotografi, pertukangan, otomotif, musik, berkebun, memasak, menjahit dan kerajinan tanggan.
7. Aneka tanaman hias atau aneka tanaman buah dalam pot. Tempatkan dalam wadah yang kuat tapi menarik seperti kayu dan rotan.
8. Aneka keripik dalam toples-toples cantik.
9. Aneka makanan tradisional, seperti rengginang, kembang goyang, keciput, keripik singkong, keripik pisang, kuping gajah, dan madumongso. Tempatkan dalam toples tradisional atau wadah unik yang terbuat dari daun pandan, tikar atau rotan.
10. Aneka makanan barat yang mudah dibuat seperti spagheti, oregano, daun basil, lada hitam dalam kemasan dan saus spaghetti. Tambahkan beberapa loyang atau wadah tahan panas aneka bentuk dan ukuran.