Selain perencanaan Euro5, pemerintah juga tengah merencanakan kendaraan dengan LCEV yang mampu menempuh lebih dari 23 kilometer (km) per liter. Namun hal itu masih menunggu regulasi.
"Jadi kalau mobil LCEV itu masih dalam regulasi. Karena kita akan dorong juga hybrid dengan elektrik motor yang hitungannya nanti seperti disampaikan Pak Wapres tadi, dual, tiga low. Jadi yang ini adalah hyper kilometer per liternya itu berapa," ujar Airlangga.
Nantinya pemerintah juga akan mendorong agar mobil hybrid bisa mendapatkan penurunan dari bea masuk untuk barang mewah dan juga kendaraan tipe sedan
"Jadi dengan demikian nanti sedan juga bisa diproduksi karena tadi arahan Pak Wapres juga untuk mendorong ekspor jd sedan itu digemari di luar negeri. Kalau di Indonesia, hampir semua kalau kita liat kebanyakan pakai MPV," jelas Airlangga.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.