Disamping itu, WIKA Beton juga meningkatkan kapasitas produksi bbox girder menjadi tiga kali lipat dengan menambah cetakan beton.
“Per hari satu cetakan satu box, kita menggunakan tiga cetakan sehingga kita menghasilkan tiga box. Bisa dipercepat satu bulan karena ada penambahan fasilitas yang kami lakukan. Proyek ini panjangnya kurang lebih ada 1,6 kilometer dan membutuhkan 300 box,” terangnya.
Proyek ini ditangani oleh kerjasama WIKA Beton di sisi instalasi dan PT Waskita Karya (WIKA) dari segi konstruksi.
“Kalau produksi itu dari WIKA Beton kalau instalasi dari konstruksinya WIKA holding,” tambahnya.
Proyek ini menelan biaya hingga Rp345,067 miliar. Kehadiran Simpang Susun Semanggi diharapkan mampu mengurai kemacetan hingga 40% di kawasan Semanggi.
(Dani Jumadil Akhir)