Share

Pendapatan Ramayana Turun Jadi Rp1,07 Triliun

Agregasi Kamis 04 Mei 2017 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 04 278 1682954 pendapatan-ramayana-turun-jadi-rp1-07-triliun-T8vqyLAB1t.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA โ€“ Pendapatan bersih PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk di kuartal pertama 2017 mencapai Rp1,078 triliun, lebih rendah 0,7% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp1,086 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu 3 Mei 2017.

Kata General Marketing and Merchandising Manager PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, Jane Melinda Tumewu, melemahnya penjualan peritel di Indonesia pada kuartal pertama tahun ini disebabkan gejolak politik yang tidak stabil dan hal tersebut juga dirasakan Ramayana sebagai dampaknya dan hanya mengalami flat growth.

Kendati demikian, dirinya menuturkan, dari tren perilaku belanja pada April 2017, perseroan melihat pertumbuhan yang cukup signifikan, disebabkan adanya kepercayaan konsumen terhadap kestabilan ekonomi Tanah Air.โ€Setelah 3 bulan pertama mendatar, penjualan kami meningkat dengan real growth sebesar 12,4% pada April 2017. Tampaknya, itu disebabkan adanya perbaikan dan kestabilan politik. Dengan membaiknya perekonomian Indonesia dan juga didukung transformasi terhadap gerai-gerai kami, saya yakin Ramayana bisa melayani seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.

Jane Melinda Tumewu mengemukakan bahwa perseroan telah melakukan proses transformasi yang dimulai sejak 2016 terhadap 13 gerai dan dilanjutkan dengan penambahan tujuh gerai hingga Mei 2017."Ramayana telah mengubah orientasinya menjadi mass market solution untuk kebutuhan fashion masyarakat luas. Selama ini, Ramayana pun dikenal sebagai barometer perilaku belanja konsumen masyarakat Indonesia," katanya.

Sementara itu, CFO Ramayana Lestari Sentosa, Suryanto, menyatakan bahwa untuk 2017 perseroan menargetkan penjualan bersih sebesar Rp8,886 triliun atau naik 8% dari Rp8,228 triliun pada 2016. Sebagai informasi, sampai dengan Maret 2017, Ramayana telah mengoperasikan sebanyak 112 toko yang tersebar di 54 kota besar di seluruh Indonesia. Ramayana juga telah menawarkan produk-produknya secara online melalui situs dan aplikasi belanja online, seperti Tokopedia.

Tahun ini, lanjut Jane, Ramayana berencana untuk membuka empat toko baru, sebagian besar akan dibuka menjelang musim Lebaran. Toko-toko itu terletak di area Jabodetabek, yakni di Pondok Aren, Kota Harapan Indah (Bekasi), Cikupa, dan Jatinegara. Kemudian dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), perseroan mengusulkan pembagian dividen sebesar 60% dari total laba bersih 2016.

RUPST sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2017. Tercatat, laba bersih Ramayana pada 2016 sebesar Rp408,479 miliar.

(kmj)

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini