nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! Ekspor Karet Sumut Naik 20,98% di Kuartal-I 2017

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Minggu 14 Mei 2017 18:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 14 320 1690723 keren-ekspor-karet-sumut-naik-20-98-di-kuartal-i-2017-wbaFhjpKJt.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

MEDAN - Realisasi ekspor komoditi karet Sumatera Utara di Kuartal I-2017 (Januari-Maret) telah mencapai 166.741 ton. Realisasi itu naik sekira 28.916 ton atau sebesar 20,98% dibandingkan kuartal I-2016 lalu.

Namun, pertumbuhan realisasi ekspor karet di kuartal II-2017 diprediksi menurun seiring adanya penurunan realisasi ekspor pada April 2017, jika dibandingkan bulan sebelumnya. Pada April 2017 realisasi ekspor hanya 42.248 ton turun 5.916 ton atau 12,28% dibandingkan Maret 2017.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Utara Edy Irwansyah menyebutkan, turunnya volume ekspor pada bulan April terjadi seiring dengan menurunnya harga karet di pasar global. Penurunan harga karet di pasar global utamanya diakibatkan kembali menurunnya harga minyak mentah dunia.

"Selain itu, adanya kecenderungan penguatan nilai tukar Yen terhadap USD mengakibatkan harga karet di pasar global juga tertekan. Adanya peningkatan produksi karet dunia pada caturwulan-1 tahun 2017 diperkirakan turut menekan harga karet," kata Edy, Minggu (14/5/2017).

Edy menjelaskan, menurunnya volume ekspor pada April lalu diperkirakan terjadi karena pelaku pasar telah banyak membeli karet untuk keperluan stok pada  kuartal I-2017. Untuk harga, kata Edy, karet jenis TSR20 pada periode itu berturut-turut adalah USD2,2, USD1,97  per kg. Pergerakan harga rata-rata di bulan Mei (sampai 12 Mei) adalah USD1,52.

"Dilihat dari aspek sosial-ekonomi, petani karet di Sumatera Utara akan meninggalkan kebun karetnya pada saat harga semakin rendah. Biasanya petani yang paling terdampak adalah yang memiliki luas kebun paling kecil (kurang dari satu hektar). Bila harga berlanjut turun, maka petani lainnya juga meninggalkan kebunnya dan mencari alternatif lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," tandasnya.

Untuk realisasi ekspor karet secara nasional, Edy mengaku belum mendapatkan data secara keseluruhan. Namun menurunnya kinerja ekspor karet Sumut berdampak besar terhadap kinerja ekspor karet Indonesia secara keseluruhan.

"Peran ekspor Sumut terhadap nasional mencapai 17%," tutup Edy.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini