JAKARTA - Genjot kapasitas produksi di dua lokasi pabrik, yaitu pabrik Mojokerto, Jawa Timur dan Ogan Ilir, Sumatera Selatan hingga 2020, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mengalokasikan dana sebesar Rp750 miliar. Selain kedua pabrik tadi, produksi juga ditopang oleh tiga pabrik lain yang terletak di Tangerang, Serang, dan Gresik.
Perluasan lahan ini akan mendongrak kapasitas perusahaan dari 50,23 juta m2 menjadi 75,37 juta m2 pada 2020. Perusahaan berencana untuk menggelontorkan Rp300 miliar untuk perluasan tahap pertama di Mojokerto pada 2018 dan Rp300 miliar pada 2020. Adapun perluasan lahan di Ogan Ilir pada 2019 akan membutuhkan Rp150 miliar.
”Dengan melihat potensi dan investasi yang ada, kami dapat menggenjot kapasitas terpasang keramik sampai 75,37 juta m2 per tahun pada 2020,”kata Direktur Utama PT Arwana Citramulia Tbk, Tandean Rustandy Tandean di Serang.
Saat ini perseroan memiliki total kapasitas terpasang sebesar 57,37 juta meter persegi di mana plant III dan Plant IV yang sama-sama berlokasi di Provinsi Jawa Timur akan mampu menyuplai 26,09 juta meter persegi produk keramik ke konsumen di kawasan timur Indonesia.
”Selama ini kebutuhan keramik dinding untuk Indonesia bagian timur dan Jawa Timur, kami suplai dari Plant II dua di Cikande sehingga biayanya cukup mahal. Dengan beroperasi Plant V, bisa memenuhi permintaan di Indonesia Timur sehingga biaya produksi jadi lebih pendek dan biaya pengiriman menjadi murah, turun sebesar 8%," ujar Chief Financial Officer Arwana, Rudy Sujanto.