Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Temuan Uang Palsu Menurun, Masyarakat Harus Tetap Waspada

Antara , Jurnalis-Sabtu, 17 Juni 2017 |20:12 WIB
Temuan Uang Palsu Menurun, Masyarakat Harus Tetap Waspada
Ilustrasi: (Foto: Antara)
A
A
A

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Dudi Herawadi ketika ditanya soal peredaran uang palsu tersebut, mengatakan pihaknya telah melakukan antisipasi dengan memakai cara konvensional, yakni melalui sosialisasi peningkatan pemahaman masyarakat terhadap ciri-ciri uang asli. Bukan ciri-ciri uang palsu.

Ia mengakui pihaknya memang menemukan kasus peredaran uang palsu, tapi masih terbilang kecil. "Satu hingga tiga lembar biasa. Itu dari setoran yang masuk ke perbankan dan perbankan juga telah melakukan klarifiaksi ke BI," katanya.

Menurut Dudi, data itu bukan berarti uang rupiah palsu banyak beredar di masyarakat, tetapi masyarakat semakin jeli dan mengetahui bagaimana membedakan rupiah yang asli dan palsu. Kesadaran mereka terhadap fungsi rupiah juga tinggi, bahkan saat menemukan uang palsu, mereka tidak membelanjakan lagi melainkan melaporkan ke BI untuk dicek apakah palsu ataukah asli.

"Harapan kami, dengan semakin gencarnya sosialisasi, masyarakat akan semakin mudah membedakan uang asli dan palsu, serta semakin waspada," ujarnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement