Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arcandra Tahar Ajak 52 Perusahaan Migas Raksasa Ikuti Lelang WK

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2017 |13:03 WIB
Arcandra Tahar Ajak 52 Perusahaan Migas Raksasa Ikuti Lelang WK
Wamen ESDM Arcandra Tahar. (Foto: okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang 15 wilayah kerja (WK) tahun ini dengan cara berbeda. Lelang yang dilakukan sembari santap pagi dan dengan mendengarkan apa yang diminta perusahaan migas agar lelang WK bisa laku terjual.

Guna merealisasikan penjualan WK yang ada, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menjelaskan, ada tiga hal yang disampaikan pemerintah ke 52 perusahaan migas besar terkait dengan 15 WK yang dilelang. Pertama terkait teknikal, kedua komersial, dan ketiga dukungan peraturan.

Pertama terkait teknikal, sebanyak mungkin informasi berkaitan dengan data seismik WK yang dilelang dibuka sejelas-jelasnya. Jika memang peminat membutuhkan data WK lebih banyak, dipersilakan meminta data ke perusahaan yang pernah mengerjakan. Hal ini dilakukan supaya WK lelang secara teknikal atraktif.

"Secara komersial, karena blok-blok ini dilelang dengan gross split, diharapkan dapat komersial. Tapi apakah atraktif? Kita lihat pertama kali skema ini digunakan dan sedang dilakukan di Blok ONWJ. Berdasarkan analisis terakhir dihitung sama Pertamina, itu gross split ternyata lebih atraktif dari pada ekisting cost recovery," tutur Arcandra, di Ruang Sarulla, Gedung Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Bukti lain bahwa blok lebih komersil menggunakan skema gross split adalah,  delapan blok terminasi yang sedang dievaluasi Pertamina untuk dikembangkan, secara garis besar gross split lebih atraktif. Dari delapan, tujuh WK atraktif dan satu sedang dalam waktu review.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement