Aspal dengan komponen plastik ini dikatakan Basuki akan sedikit menelan biaya lebih mahal, sekira Rp1 miliar per kilometernya. Tetapi, Basuki yakin bahwa inovasi ini tidak akan memengaruhi kualitas aspal jalan. Bahkan cenderung lebih bagus.
"Negara India dan Inggris sudah pakai. Biasanya campuran pakai karet untuk bahan aspal," ujar dia.
Sekadar informasi, belum lama ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara kedua yang lautnya tercemar plastik. Sampah plastik yang tersebar di laut akan merusak ekosistem. Pasalnya, ikan-ikan akan memakan mikro plastik di laut. Bahayanya, ikan yang memakan mikro plastik tersebut akan dikonsumsi masyarakat. Tentunya itu akan berefek jangka panjang bagi kesehatan generasi masa depan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.