Gubernur Bank Sentral Qatar: Kita Punya Cadangan Devisa Lebih dari USD300 Miliar!

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017 00:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 11 320 1733719 gubernur-bank-sentral-qatar-kita-punya-cadangan-devisa-lebih-dari-usd300-miliar-1swNFItbtM.jpg Pasar Saham Qatar. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Gubernur bank sentral Qatar yakin ekonomi mereka dapat sepenuhnya menahan goncangan keuangan yang disebabkan oleh embargo yang dilakukan oleh beberapa negara Timur Tengah, karena mereka dianggap melindungi teroris.

Saat ini, Qatar masih dikucilkan oleh beberapa negara tetangganya seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain. Mereka melakukan boikot terhadap Qatar dan sejak Juni 2017 telah memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi.

Doha pun membantah tuduhan mendukung terorisme dan membantah telah bersekutu dengan musuh regional Iran. Qatar sekarang mencari kompensasi ganti rugi dari blokade empat negara Arab yang mengeluarkan pernyataan bersama dan menjanjikan langkah-langkah politik, ekonomi, dan hukum melawan Qatar.

Meski begitu, bankir negara tersebut menolak tuduhan yang melanda Qatar.

"Qatar telah memiliki sistem yang bagus dan unik. Kami memiliki undang-undang yang ditetapkan untuk melawan semua jenis teroris ini," kata Al Thani seperti dilansir dari CNBC.

"Kami bekerja sama dengan IMF (Dana Moneter Internasional) dan institusi lain untuk menetapkan undang-undang dan melakukan audit keuangan kami," tambah dia.

Pasar saham Qatar telah tenggelam karena boikot dan mata uang negara tersebut, rial, berfluktuasi liar. Sementara lembaga pemeringkat kredit telah memperingatkan adanya ketidakpastian di negara tersebut.

Namun, Al-Thani mengatakan bahwa Qatar Central Bank memiliki cadangan devisa tunai sebesar USD40 miliar ditambah emas. Selain itu, Qatar Investment Authority memiliki cadangan USD300 miliar sehingga bisa melakukan likuidasi. "Ini adalah kredibilitas sistem kami, kami memiliki cukup uang untuk menjaga negara dari krisis, krisis apa pun" kata dia.

"Jadi kita tidak percaya ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan saat ini. Yang bisa saya katakan adalah bahwa lingkungan kita adalah bukti bagi siapa saja bahwa kita adalah orang-orang yang solid, kuat dan tahan terhadap segala jenis kejutan," tambahnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini