Share

Ganti Nama Laut China Jadi Natuna, Kajiannya Makan Waktu 1 Tahun Loh!

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Juli 2017 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 14 320 1736370 ganti-nama-laut-china-jadi-natuna-kajiannya-makan-waktu-1-tahun-loh-hS0j5TbBfo.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Pemerintah mengubah nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara pada update peta baru Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 2017. Hal ini dilakukan untuk pembaharuan peta lama yang saat itu penggunaan nama Laut Cina Selatan digunakan hingga wilayah Laut Jawa.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Arif Havas Oegroseno mengatakan, butuh setidaknya waktu satu tahun untuk mengubah nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara. Hal itu dikarenakan butuh waktu lama untuk mengumpulkan data-data peta Internasional.

"Kita cari data agak lama data peta-peta internasional data eksplorasi migas juga," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Setelah proses panjang untuk mengganti nama wilayah perairan ini lanjut Arif , pencatatan nama resmi secara internasional dapat dilakukan melalui forum khusus pencatatan nama laut. Yaitu melalui forum International Hydrographic Organization (IHO).

"Memang kita perlu update terus penamaan laut ini. Untuk PBB nanti kita berikan update juga batas yang sudah disepakati. Ini supaya masyarakat internasional mengetahui kalau lewat dia paham itu wilayah mana," pungkasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini