Share

Nih, Beda Mobil Listrik Era Dahlan Iskan dan Menteri Jonan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 19 Juli 2017 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 19 320 1739778 nih-beda-mobil-listrik-era-dahlan-iskan-dan-menteri-jonan-PwhxgCMtLK.jpg Foto: Feby Novalius/Okezone

JAKARTA - Mobil listrik di Tanah Air kembali digaungkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jika dilihat, sebenarnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rencana mobil listrik sudah diserukan oleh Menteri BUMN kala itu Dahlan Iskan.

Namun, mobil listrik Selo dan Tucuxi seharga miliaran Rupiah milik Dahlan tak kunjung dikomersialkan oleh Pemerintahan SBY. Lantas apa beda mobil listrik di era SBY dan Jokowi saat ini?

Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan, rencana mobil listrik ini bukanlah suatu proyek membuat mobil. Untuk merealisasikannya, pemerintah saat ini sedang menyusun aturan sebagai kebijakan pengembangan mobil listrik di dalam negeri.

"Ini bukan proyek mobil listrik. Ini adalah kebijakan mobil listriknya dulu. Nanti mau dibuat di dalam atau luar, saya sih kalau bisa dibuat dalam negeri sangat mendukung," ujarnya dalam acara Powering Indonesia 2017, di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Jonan melanjutkan, rencana pengembangan mobil listrik di dalam negeri sejalan dengan kebijakan global terkait pengurangan karbon emisi. Untuk itu pemerintah mendukung pengurangan karbon emisi dengan merealisasikan mobil listrik.

"Ini juga kaitannya dengan bauran energi yang komitmennya 23%, sektor transportasi juga besar peranannya. Tapi berapanya saya enggak ingat. Tapi mobil listrik ini lebih hemat, impor LPG pasti turun, kedua impor BBM juga turun, itu yang penting," tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini