JAKARTA - Pemerintah sepakat bahwa subsidi gas LPG 3 kilogram (kg) disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Artinya tidak ada lagi subsidi gas LPG 3 kg yang disalurkan melalui barang. Rencananya, subsidi gas LPG 3 kg akan disalurkan pada 2018.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, nantinya penyaluran bantuan sosial nontunai akan diintegrasikan lewat satu kartu saja. Di mana ada tiga bantuan yang akan disalurkan lewat KKS yakni Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, dan gas elpiji 3 kilogram. Sementara untuk listrik tetap disalurkan lewat PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
"Mudah-mudah Februari 2018. Ini akan secara bertahap," ujarnya di kantor Kemenko PMKn Jakarta, Selasa (25/7/2017).
Menurut Khofifah, penyaluran bansos lewat satu kartu sedang diujicobakan, karena sekarang ada 25,7 juta rumah tangga yang akan dapatkan bansos LPG 3 kg, kemudian 15,5 juta rumah tangga yang terima bantuan pangan, dan ada 10 juta terima PKH. Jadi ini sedang ditunggu seperti apa penyalurannya.
"Dari Juni tahun lalu sistem penyaluran sedang diujicobakan. Kemudian dari beberapa kota juga tidak sekadar uji coba, memang itu di top up oleh CSR Himbara bahwa LPG 3 kg sudah bisa diintegrasikan di sana," tuturnya.
Dia menambahkan, dari hasil uji coba didapati bahwa proses pengintegrasian untuk 6 juta datanya clean, sementara untuk 10 juta sedang dalam proses untuk persiapan 2018. Tapi ada juga 5,5 juta penerima beras sejahtera (rastra) selesai pada November.
"Berarti 10,2 juta penerima LPG yang belum masuk semua bansos yang ada di program sebelumnya. Nah, kita butuh matching data 10,2 juta yang penerima LPG belum terima rastra, belum terima PKH, bantuan pangan. Untuk angka finalisasi subsidinya Menteri ESDM dan Menkeu. Saya hanya sistem KKS siap jalan," tandasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.