nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ke Istana, Apa Saja yang Dibahas Presiden World Bank dengan Jokowi?

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 26 Juli 2017 19:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 26 20 1744502 ke-istana-apa-saja-yang-dibahas-presiden-world-bank-dengan-jokowi-yJ1VNtfgXQ.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim telah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan tahunan IMF-World Bank Annual Meeting yang akan diadakan oleh Indonesia pada 2018.

 Baca juga: Presiden World Bank Datangi Menko Luhut Sebelum Temui Jokowi, Bahas Apa?

Jim Yong Kim pun sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan. Lantas, apa yang dibahas oleh Kim dalam pertemuan pada hari ini?

Menurut Luhut, Jim Yong Kim memberikan apresiasi terhadap kemajuan yang dicapai oleh Indonesia. Hanya saja, Indonesia masih perlu memperbaiki beberapa sektor lainnya, salah satunya terkait dengan kemiskinan.

"Mengenai pendidikan, masalah yang garis kemiskinan masih perlu diperbaiki, dan itu bukan masalah yang mudah. Tapi kita harus maju mengenai hal itu," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Jim Yong Kim pun menilai Indonesia dapat menjadi contoh dari negara lainnya dalam beberapa hal. Salah satunya adalah mobilisasi dana internasional yang digunakan untuk proyek infrastruktur.

"Memang kita ada progres pembangunan beberapa infrastruktur yang kita kaitkan dengan turis, dan juga beliau tadi mengingatkan, Indonesia juga bisa memainkan peran di sini, di high tech. Jadi Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) tadi membantu kita mempercepat proses pembangunan beberapa infrastrukur untuk tujuan-tujuan turis," jelasnya.

Pemerintah juga berencana menunjukkan beberapa proyek yang sedang berjalan yang dapat ditawarkan pada investment forum 2018. Diharapkan, forum investasi ini berdampak pada peningkatan nilai investasi di Indonesia.

"Investment forum itu bukan investment forum yang hanya bicara-bicara, tidak. Kita masuk pada action," ujarnya.

Diskusi pun dilakukan secara produktif. Pemerintah juga banyak menceritakan berbagai proyek yang dan kebijakan yang saat ini telah diimplementasikan.

"Model ini sekarang kita kembangkan, tidak bicara di awang-awang, tapi kita bicara concreted action kita. Tadi saya (berikan) informasi (kepada) presiden Kim, kita melakukan semua sekarang pekerjaan itu terintegrasi. Ibu Ani (Sri Mulyani) juga dengan penghematan-penghematan yang dilakukan di sana-sini yang tidak perlu, kita juga melakukan sehingga tahun depan APBN kita kita harap jauh lebih bagus lagi dengan apa yang sekarang ini," jelasnya.

Bank Dunia pun menganggap peran Sri Mulyani sangat penting bagi Indonesia. Namun, Bank Dunia memberikan beberapa catatan agar Indonesia dapat menjadi negara maju, salah satunya adalah terkait kemiskinan, kesehatan, hingga pendidikan.

"Enggak kritik ya, menyampaikan beberapa hal kesehatan signifikan yang bisa dibuat lebih koordinasi sehingga hasil dari anggaran di bidang pendidikan dan kesehatan bisa betul-betul menciptakan perbaikan pada kualitas SDM (sumber daya manusia)," kata Sri Mulyani pada kesempatan yang sama.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini