Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Walau Gratis, Listrik di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Hanya Aktif 12 Jam/Hari

Dedy Afrianto , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2017 |12:56 WIB
Walau Gratis, Listrik di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Hanya Aktif 12 Jam/Hari
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

MALUKU BARAT DAYA - Penduduk di Pulau Liran, Kecamatan Wetar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya yang merupakan kawasan perbatasan, kini telah dapat menikmati akses listrik secara gratis. Akses listrik ini telah dapat dinikmati di rumah-rumah para nelayan, hingga sekolah-sekolah di daerah tersebut.

Hanya saja, listrik daerah ini tidak menyala selama 24 jam. Listrik hanya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat sejak pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

"Listrik dari PLN. Hidup jam 6 sore sampai jam 6 pagi," kata Charles Enos Taluta salah seorang warga di Kecamatan Wetar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, Selasa (8/8/2017).

Charles yang juga menjabat sebagai kepala sekolah di SMK Perikanan dan Kelautan Ustutun, Kecamatan Wetar Barat, Maluku Barat Daya, Maluku mengaku bahwa akses listrik ini belum dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar pada pagi hingga sore hari.

"Kalau kegiatan sekolah masih belum," ungkapnya.

SMK Perikanan dan Kelautan Ustutun sendiri telah menerima bantuan berupa broadband learning center dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero). Akses listrik diharapkan dapat dinikmati selama 24 jam sehingga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Listriknya hanya malam," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement