Share

Rapor ESDM Selama Semester I, Berapa Produksi Migas Nasional?

Feby Novalius, Okezone · Selasa 08 Agustus 2017 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 08 320 1752092 rapor-esdm-selama-semester-i-berapa-produksi-migas-nasional-8PZBZyPjYP.jpg Ilustrasi: reuters

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis capaian sektor energi di dalam semester I. Dari laporannya ada capaian yang sudah sesuai target dan ada yang masih perlu ditingkatkan di semester II supaya target ESDM untuk sektor energi di dalam APBN-P 2017 bisa tercapai seluruhnya.

Mengutip laporan ESDM, Selasa (8/8/2017), untuk capaian lifting migas pada semester I masih di bawah target. Untuk minyak capaianya 802 ribu barel per hari (bph) dengan target tahun ini 815 ribu bph, sementara gas capaiannya 1,13 juta barel setara minyak per hari atau belum mencapai target dalam APBN-P untuk lifting gas sebesar 1,15 juta barel setara minyak per hari.

Baca juga: Duh! Target Lifting Migas Tak Tercapai di Semester I, KESDM Lakukan Ini

Untuk pembangunan jaringan pipa gas secara kumulatif di semester I mencapai 10.425 kilometer (km) dengna target tahun ini 12.597 km. Kemudian alokasi gas per Mei 2017 mencapai 60,4% dengan penyaluran sebanyak 3.904 BBUTD, sementara target penyaluran alokasi gas domestik tahun ini 4.109 BBTUD.

Untuk pembangunan jaringan gas (jargas), tambahan sambungan rumah 2017 sebanyak 59.809 sambungan jargas.

Sementara itu untuk subsidi BBM semester satu mencapai 7,15 kl dengan target 2017 sebesar 16,61 kl. Untuk gas bumi subsidi yang disalurkan 3,10 MT dengan target 2017 sebesar 7,09 MT.

Baca juga: Hadiri Pelantikan Presiden Iran, Menko Luhut Lobi untuk 2 Proyek Migas Ini

Selain itu, penetapan wilayah kerja migas di 2016 ada tiga wilayah kerja (WK) yang ditandatangani. Bila dibandingkan 2017, ada 1 WK POD yakni WK Pasir, 9 WK perpanjangan seperti WK Tuban, Ogan Komering, Sout East Sumatera, NSO, Tengah East Kalimantan, Attaka, Jambi Merang, dan Sanga-Sanga.

Untuk investasi sektor migas di semester I mengalami penurunan bila dibandingkan semester I 2016 sebesar USD12,74 miliar. Pada semester I 2017 hanya USD4,8 miliar dengan target investasi tahun ini sebesar USD22,2 miliar.

Baca juga: Wih, Perusahaan Raksasa Minyak Italia Temukan Ladang Gas Baru di Mesir

Turunnya investasi ini membuat penerimaan negara dari sektor ini pun menurun. Penerimaan migas yang terdiri dari PPh ditambah PNBP di semester I hanya Rp69,4 triliun atau lebih rendah bila dibandingkan capaian penerimaan negara di periode yang sama 2016 sebesar Rp167,1 triliun. Adapun target penerimaan negara dari sektor migas 2017 sebesar Rp105,5 triliun.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini