JAKARTA - Koleksi pin banyak digemari anak-anak hingga dewasa. Pin memang salah satu pernik untuk menambah gaya penampilan.
Beragam desain pin kini bisa dibuat sesuai tren. Selain untuk bergaya, pin juga sering dijadikan alat mempromosikan beragam produk.
A. Peluang Bisnis
Banyak perusahaan yang menggunakan jasa pembuatan pin untuk berpormosi atau juga kampanye. Melihat fenomena tersebut, tentu saja pin bisa jadi ladang bisnis yang menjanjikan.
B. Memulai Usaha
Ada beberapa hal yang bisa andak ikuti ketika akan memulai bisnis ini.
1. Memiliki kreativitas tinggi, karena pin juga identik dengan cita rasa seni.
2. Selalu mengupdate tren terkini yang sedang digemari untuk dikreasikan ke dalam desain pin.
3. Sebagai pemula jangan mematok harga jual terlalu tinggi, cukup dengan harga standar dengan keuntungan 20% hingga 30%.
4. Sabar dalam menekuni usaha.
C. Hambatan
Hambatan yang mungkin akan ditemui dalam menjalankan bisnis ini adalah sebagai berikut.
1. Banyak pesaing yang menjalankan bisnis ini.
2. Hasil kreasi pin yang tidak sesuai dengan selera pasar.
3. Target pasar yang sedikit.
D. Strategi Bisnis
1. Berikut beberapa strategi bisnis pin yang bisa dijadikan panduan.
2. Pilih lokasi yang strategis, misalnya dekat keramaian seperti pusat perbelanjaan, sekolah, atau perkantoran.
3. Bangun relasi yang erat dengan pelanggan agar mereka tetap menjadi pelanggan setia.
4. Event khusus seperti bazar atau pameran bisa anda manfaatkan untuk mempromosikan dan menjual pin produksi anda.
5. Buat desain pin yang unik dan gaul.
6. Buat jejaring dengan instansi atau perusahaan dan lakukan kerja sama.
E. Analisis Bisnis
|
MODAL AWAL |
|
|
Peralatan |
|
|
Komputer 1 unit dan printer |
Rp3.500.000 |
|
Mesin cetak pin 3 unit @Rp1.500.000 |
Rp4.500.000 |
|
Meja dan kursi |
Rp500.000 |
|
Jumlah |
Rp8.500.000 |
Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp8.500.000-Rp1.500):4 = Rp2.124.625 per tahun atau sama dengan Rp177.100 per bulan.
|
Perkiraan Laba per bulan |
||
|
Harga jual pin berkisar Rp5.000, jadi (Rp5.000x35 pin/harix30 hari) |
Rp5.250.000 |
|
|
Biaya-Biaya |
||
|
Penyusutan peralatan |
Rp177.100 |
|
|
Listrik |
Rp500.000 |
|
|
Stok bahan baku material pin (modling, material pin, pelapis) |
Rp1.500.000 |
|
|
Gaji karyawan 2 orang @Rp750.000 |
Rp1.500.000 |
|
|
Lain-Lain |
Rp200.000 |
|
|
Jumlah |
(Rp3.897.100) |
|
|
Laba bersih |
Rp1.352.900 |
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.